Cara membuat readmore artikel di blog

Fungsi readmore/baca selengkapnya pada blog adalah untuk meringkas tampilan pada blog sekaligus untuk mempercantikya. Dengan adanya fasilitas readmore maka beberapa judul artikel pada beranda bisa ditampilkan

Berikut langkah-langkah untuk membuat readmore:

1. Login Ke Blogger.
2. Klik Template, Backup template untuk jaga-jaga bila diperlukan, atau langkah berikut bisa di uji coba menggunakan Blog percobaan yang lain.
3. Klik Edit HTML.

Gambar 01. Edit HTML

4. Klik Kiri 1 x Dimana saja dalam kotak template.
5. Klik Ctrl+F (Supaya mempercepat pencarian kode), kemudian cari kode berikut </head>. Masukan kode tersebut dalam kotak pencarian, kemudian enter untuk mencari.  (copy paste saja biar cepat)

Gambar 02. CTRL + F

6. Masukan Kode berikut diatas </head>

Gambar 03. </head>

<!--Auto Read More Mulai-->

<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;static_page&quot;'>
<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;item&quot;'>
<style>
.post-body{text-align:justify;}
.post-body img{max-width:none;width:auto;}
.read-more{float:left; padding-top: 10px;}
.read-more a{ color: #fff!important;text-shadow:0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5);background:#0457A9;  text-decoration:none;font:bold 13px Arial;padding:5px;}
.read-more a:hover{text-decoration:none;background:#666;}
.pic{border: 10px solid #fff;float:left;height:165px;width:280px;margin-right: 20px;margin-bottom:10px;overflow:hidden;box-shadow: 5px 5px 5px #111;}
.grow img{height:165px;width:280px;transition: all 2s ease;}
.grow img:hover{width:400px;height:250px;}
</style>
<script type='text/javascript'>
var thumbnail_mode = &quot;yes&quot;; //yes -dengan gambar, no -tanpa gambar
summary_noimg = 300; //banyaknya huruf jika tidak ada gambar
summary_img = 250; //banyaknya huruf jika ada gambar
img_thumb_height = 165;
img_thumb_width = 280;
</script>
<script type='text/javascript'>//<![CDATA[
function removeHtmlTag(strx,chop){if(strx.indexOf("<")!=-1){var s = strx.split("<");for(var i=0;i<s.length;i++){if(s[i].indexOf(">")!=-1){s[i] = s[i].substring(s[i].indexOf(">")+1,s[i].length);}}strx =  s.join("");}chop = (chop < strx.length-1) ? chop : strx.length-2;while(strx.charAt(chop-1)!=' ' && strx.indexOf(' ',chop)!=-1) chop++;strx = strx.substring(0,chop-1);return strx+'...';}function createSummaryAndThumb(pID){var div = document.getElementById(pID);var imgtag = "";var img = div.getElementsByTagName("img");var summ = summary_noimg;if(thumbnail_mode == "yes"){if(img.length>=1){imgtag = '<div class="grow pic"><img src="'+img[0].src+'" width="'+img_thumb_width+'px" height="'+img_thumb_height+'px"/></div>';summ = summary_img;}}var summary = imgtag + '<div>' + removeHtmlTag(div.innerHTML,summ) + '</div>';div.innerHTML = summary;}
//]]></script>
</b:if>
</b:if>

<!--Auto Read More Akhir-->

7. Kemudian Cari Kode <data:post.body/> Kode tersebut diatas jumlahnya biasanya ada 2, Cari yang versi web, biasanya yang kedua (ke-2) dengan enter 2x pada kotak pencarian.(pilih yang terakhir)

8. Hapus Kode <data:post.body/> yang ke-2 dan Ganti dengan kode dibawah ini.

<!-- Auto read more Mulai -->
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<data:post.body/>
<b:else/>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;static_page&quot;'>
<data:post.body/>
<b:else/>
<div expr:id='&quot;summary&quot; + data:post.id'><data:post.body/></div>
<script type='text/javascript'> createSummaryAndThumb(&quot;summary<data:post.id/>&quot;);
</script>
      <div class='read-more'>
      <a expr:href='data:post.url'>Baca Selengkapnya &#187;</a>
      </div>
</b:if>
</b:if>
<!-- Auto read more Akhir -->

Selamat mencoba


Posted by degineering
degineering Updated at: 14:53

Cek pemasangan saklar rahasia motor


Apakah anda salah satu dari pemilik motor dengan saklar rahasia?? Selamaat... berarti anda termasuk orang yang sangat perhatian dan sayang dengan motor.

Pemasangan saklar rahasia atau saklar tambahan sebenarnya sudah menjadi rahasia umum, para perampok dan begal motor pun tau soal ini. Namun ada satu hal yang mereka tidak tau, yaitu lokasi anda meletakkan saklar tersebut. Fungsi saklar ini sebenarnya sederhana namun manfaatnya besar. Selain untuk mengecoh maling motor, pemasangan saklar ini pun dapat memperlambat aksi si maling motor bahkan terkadang saklar ini juga mengecoh si empunya motor karena lupa menghidupkannya.. “loohh...loohh ora urip??.. Ooh iyo saklare urong ta urepke jhoonn”.. haha...

Fungsi sederhana tentunya cara kerjanya pun sederhana dan sudah pasti cara buatnya gampang. Saklar rahasia dibuat sebagai pengamanan terakhir dari motor. Jangan percaya dengan gembok karena gembok bisa dibobol dalam waktu kurang dari 5 detik (Ane pengalaman gan,..eitsss tapi sebagai korban). Jika setelah pemasangan saklar rahasia ternyata motor agan raib juga, itu ada dua kemungkinan kenapa ini bisa terjadi, pertama anda lupa matiin tuh saklar and kedua motor anda dibawa kabur pacar... haha..

Oke langsung ketopik (saya malah ngalor ngidul)

Penting..!


Pernahkah anda bertanya ke mamas yang pasangin saklar di motor anda mengenai dampaknya terhadap motor??. Apakah mereka bilang alasan mengapa menggunakan kabel ini, kenapa saklar ini... dll.. Kalau tidak!..silahkan anda cek sendiri pemasangannya.

Hal pertama yang harus anda ketahui adalah kabel mana yang diputus mamas tukang bengkel saat membuat saklar tersebut (kalau yang pasang sendiri bisa langsung cek tuhh..). Kalau ga tau, telpon sekarang si mamas tukang bengkelnya.

Hal kedua yang harus anda persiapkan adalah tespen. Kalau ga punya, beli cuma 30 rb yang biasa, alat ini kecil tapi bermanfaat sekali. Tapi kalau tetangga anda punya, mending pinjam aja dulu (kalau boleh..hihii).

Jadi cek apanya Min?? Dah ga sabar ni..


Ok, lanjut...
Bagian yang harus di cek antara lain:

1. Kabel
Cek apakah kabel dalam kondisi yang masih bagus dan apakah kabel yang digunakan sudah bagus?
Gunakanlah kabel body dengan serabut yang tebal. Menggunakan kabel tipe ini akan mempermudah ketika pemasangan karena kabel ini lebih fleksibel dibandingkan kabel kawat.

2. Saklar
Cek apakah saklar masih layak?. Saklar yang sudah digunakan dalam waktu lama tentunya bagian dalamnya sudah kotor atau mungkin sudah berkarat.

Catatan:
Saklar yang kita gunakan bukan asli pabrikan motor jadi rutinlah mengganti saklar setiap 6 bulan sekali atau setahun sekali bila perlu ganti kabelnya juga.

Terus tespen tadi buat apa Min??


Tenang..tenang... Ini langkah selanjutnya yang paling penting (tapi ente tau kan cara pake tespen ini??)

3. Cek arus
Cek apakah pemasangan saklar memotong kabel yang benar?. Pemasangan saklar rahasia yang benar adalah memotong kabel massa atau netral (-) bukan memotong kabel yang mempunyai arus (+).

Berikut cara mengetesnya..
- Buka isolasi sambungan pada kabel.
- Hidupkan motor.
- Gas motor secara perlahan rpm 0-rpm maksimal.
- Amati dengan seksama apakah tespen anda menyala.

Gambar 02. Tespen menyala
Gambar 01. Tespen menyala

Gambar di atas adalah bekas pemasangan saklar rahasia dengan memotong salah satu kabel CDI. Tespen menyala semakin terang seiring naiknya rpm mesin.

Hasilnya


Jika tespen anda tidak menyala berarti pemasangan saklar rahasia anda 100% benar. Tapi jika tespen anda menyala, sudah pasti itu salah dan harus secepatnya pindah lokasi kabel pemasangan saklar.

Semoga bermanfaat...


Posted by degineering
degineering Updated at: 19:38

Formula dan fungsi excel yang belum banyak diketahui


Ada banyak sekali formula excel yang bisa dipakai sebagai alat bantu untuk melakukan perhitungan. Dengan formula excel, kita menjadi lebih mudah untuk menghitung data dalam jumlah banyak sekaligus.

Berikut adalah beberapa formula dan fungsi excel yang belum banyak diketahui orang.

1) ABS

Menentukan harga mutlak (Absolut) nilai numerik.

Bentuk Umum :  =ABS(x)

Contoh:

=ABS(-55) hasilnya 55
=ABS(-8) hasilnya 8

2) INT

Membulatkan bilangan pecahan dengan pembulatan ke bawah baik itu bilangan positif atau negatif ke bilangan bulat terdekat.

Bentuk Umum : =INT(X)

Contoh:

=INT(305.91) hasilnya 305
=INT(-14.71) hasilnya -15

3) ROUND

Menghasilkan nilai pembulatan data numerik sampai jumlah digit desimal tertentu.

Bentuk Umum : =ROUND(X,Y)

Contoh:

=ROUND(25.9120001,4) hasilnya 25.912000
=ROUND(19.3120008,4) hasilnya 19.3198

4) TRUNC

Menghilangkan bagian dari nilai pecahan tanpa memperhatikan pembulatan dari suatu data numerik . Jika itu bilangan positif maka pembulatan ke bawah, jika bilangan negatif maka pembulatan ke atas.

Bentuk Umum : =TRUNC(X,Y)

Contoh:

=TRUNC(29.20001,0) hasilnya 29
=TRUNC(19.378,2) hasilnya 19

5) CONCATENATE

Menggabungkan beberapa teks dalam suatu teks

Bentuk Umum : =CONCATENATE(X1,X2,X3……)

Contoh:

=CONCATENATE(“Total”,”Nilai”) menjadi ”TotalNilai”

sel D1 berisi teks “Indonesia”
Sel D2 bernilai teks “Lampung”
sel D3 berisi Nilai 123456.

maka :

=CONCATENATE(D1,”-”,D2,” Telp.”,D3) hasilnya Indonesia-Lampung Telp. 123456.

6) LEFT

Mengambil beberapa huruf suatu teks dari posisi sebelah kiri

Bentuk Umum : =LEFT(X,Y)

X : alamat sel atau teks yang penulisanya diapit dengan tanda petik ganda
Y : jumlah atau banyaknya karakter yang diambil

Contoh:

=LEFT(“Degineering”,3) hasilnya Deg

Jika sel D2 berisi teks “Degineering”,

=LEFT(D2,5) hasilnya Degin

7) RIGHT

Mengambil beberapa huruf suatu teks dari posisi sebelah kanan

Bentuk Umum : =RIGHT(X,Y)

X : alamat sel atau teks yang penulisanya diapit dengan tanda petik ganda
Y : jumlah atau banyaknya karakter yang diambil

Contoh:

=RIGHT(“Degineering”,3) hasilnya ing

Jika sel D2 berisi teks “Degineering”,

=RIGHT(D2,5) hasilnya ering

8) MID

Mengambil beberapa huruf suatu teks pada posisi tertentu

Bentuk Umum :=MID(X,Y,Z)

X : alamat sel atau teks yang penulisanya diapit dengan tanda petik ganda
Y : Posisi awal karakter
Z : jumlah atau banyaknya karakter yang diambil

Contoh:

=MID(“Degineering”,2,4) hasilnya egin

Jika sel D2 berisi teks “Degineering”,

=MID(D2,4,3) hasilnya ine

9) LOWER

Mengubah semua karakter dalam setiap kata yang ada pada suatu teks dalam huruf kecil

Bentuk Umum : =LOWER(X)

 X : alamat sel atau teks yang penulisanya diapit dengan tanda petik ganda

Contoh:

=LOWER(“DEGINEERING”) hasilnya degineering

Jika sel D2 berisi teks “DEGINEERING”,

=LOWER(D2) hasilnya degineering

10) UPPER

mengubah semua karakter dalam setiap kata yang ada pada suatu teks dalam huruf besar

Bentuk Umum : =UPPER(X)

X : alamat sel atau teks yang penulisanya diapit dengan tanda petik ganda

Contoh:

=UPPER(“degineering”) hasilnya” DEGINEERING”

Jika sel D2 berisi teks “degineering”,

=UPPER(D2) hasilnya DEGINEERING


11) PROPER

Mengubah teks hanya pada awal teks.

Bentuk umum : PROPER(X)

X : alamat sel atau teks yang penulisanya diapit dengan tanda petik ganda

Contoh:

=PROPER(“sate ayam”) hasilnya Sate Ayam

Jika sel D2 berisi teks “sate ayam”,

=PROPER(D2) hasilnya Sate Ayam

12) FIND

Menentukan posisi satu huruf atau satu teks dari suatu kata atau kalimat. Posisi ditentukan dari huruf awal.

Bentuk Umum : =FIND(X,Y,Z)

X : alamat sel atau teks yang penulisannya diapit dengan tanda petik ganda
Y : kata atau kalimat yang mengandung satu huruf atau satu teks yang dicari posisinya yang dapat diawakili oleh penulisan alamat sel.
Z : nilai numerik yang menyatakan dimulainya posisi pencarian.

Contoh:

=FIND(“D”,“Degineering Website”) hasilnya 1
=FIND(“W”,“Degineering Website”) hasilnya 13
=FIND(“e”,“Degineering Website”) hasilnya 2

Posted by degineering
degineering Updated at: 17:29

Mengenal lebih dekat formula dan fungsi excel


Formula merupakan bentuk persamaan yang menghitung nilai dalam workshet. Sebuah formula diawali dengan tanda persamaan (=) dan dapat terdiri dari sebuah fungsi, referensi, operator atau konstanta.

Misalnya:

= ABS(305)*D2^3     dimana:

ABS(305)*D2^3    : formula
ABS( )           : fungsi
305              : bilangan
* dan ^          : operator
D2               : referensi

Fungsi merupakan suatu bentuk formula yang dapat mengubah suatu nilai menjadi nilai lainnya melalui operasi di dalam formula tersebut.

Operator merupakan suatu simbol yang menunjukkan suatu operasi yang membentuk satu atau lebih elemen.

Referensi merupakan identifikasi suatu sel atau range sel dalam worksheet.

Menggunakan fungsi


Fungsi sebenarnya adalah rumus yang sudah ada disediakan oleh Excel, yang akan membantu dalam proses perhitungan. Kita tinggal memanfaatkan sesuai dengan kebutuhan. Umumnya penulisan Fungsi harus dilengkapi dengan argumen, baik berupa angka, label, rumus, alamat sel atau range. Argumen ini harus ditulis dengan diapit tanda kurung ().

Contoh :

Menjumlahkan nilai yang terdapat pada sel C1 sampai  C10, rumus yang dituliskan adalah :

"=C1+C2+C3+C4+C5+C6+C7+C8+C9+C10".

Akan lebih mudah jika menggunakan fungsi SUM, dengan menuliskan "=SUM(C1:C10)".

Alamat relatif dan alamat absolut


Alamat Relatif :

Suatu fungsi yang jika dituliskan kedalam bentuk rumus atau fungsi akan berubah jika dicopy ke cell lain.

Contoh :

Sel D1 "=(B1+C1)" dicopy ke sel D2, berubah menjadi "=(B2+C2)“

Alamat Absolut :

Suatu fungsi yang jika dituliskan dengan tanda $ di depan baris dan kolom. Tekan tombol F4 untuk menghasilkan alamat absolut pada formula bar.

Contoh :

Sel B1 berisi formula $A$1*5,B1 dicopy kan ke sel C3 formula pada C3 tetap berisi formula $A$1*5

Menggunakan rumus dan range


Rumus

Operator hitung/aritmatika yang dapat digunakan pada rumus (proses perhitungan dilakukan sesuai dengan derajat urutan/hirarki operator hitung)

Urutan

1 ^     (pangkat) pangkat
2 *     (kali) perkalian
        /     (bagi) pembagian
3 +     (plus) penjumlahan
        -     (minus) pengurangan

Rumus yang diapit tanda kurung “( )” akan diproses duluan.

Fungsi

SUM

=SUM(B1:200)  Menjumlahkan sel B1 sampai sel B200

AVERAGE

=AVERAGE(B1:B20)  Menghitung nilai rata-rata sel B1 sampai sel B20

MAX

=MAX(D1:D10)  Mencari nilai tertinggi dari sel D1 sampai D100

MIN

=MIN(D1:D100)  Mencari nilai terendah dari sel D1 sampai D100

SQRT
=SQRT(E10)  Mengakarkan nilai dalam sel E10

TODAY

=TODAY()returns  Mengambil tanggal dari system komputer dengan format default

Posted by degineering
degineering Updated at: 16:11

Mengenal sistem Electronic Fuel Injection (EFI)


Sistem pengapian ini merupakan generasi penerus dari sistem pengapian sebelumnya, bisa dikatakan bahwa sistem pengapian ini lebih canggih dan lebih effisien dan memiliki performance lebih mumpuni. Sistem pengapian ini tidak lagi menggunakan karburator sebagai media pencampuran/pengabutan bahan bakar dengan udara karena proses pencampuran/pengabutan pada sistem ini terjadi sangat cepat pada ujung nozzle/injector sesaat sebelum bahan bakar masuk di ruang bakar. Pembakaran terjadi lebih sempurna pada sistem ini.

Sistem pengapian ini menerapkan sistem electronik atau lebih dikenal dengan sebutan EFI atau Electronic Fuel Injection.  EFI sudah banyak diaplikasikan pada kendaraan-kendaraan masa kini karena mengikuti standar gas buang/emisi yang dihasilkan dari hasil pembakaran yang berpengaruh terhadap lingkungan, standar ini adalah standar euro 3 bahkan di negara maju sudah ditetapkan standar euro 4 dan euro 5.

Karena kecanggihan teknologinya, sistem EFI ditanamkan banyak komponen pendukung yang mempunyai tugas dan fungsi masing-masing.

Berikut adalah komponen-komponen yang terdapat pada system pengapian electronic EFI:

1) Intake air pressure sensor berfungsi untuk mengukur tekanan udara yang masuk ke ruang bakar.

2) Intake air temperature sensor berfungsi untuk mengukur suhu udara yang masuk ke ruang bakar.

3) Throttle position sensor berfungsi untuk mengukur besarnya aliran udara yang masuk ke ruang bakar berdasarkan derajat bukaan katup gas.

4) Bypass valve adalah klep/katup yang mengatur jumlah volume udara yang masuk saat kondisi idle/langsam.

5) Fuel pump berfungsi untuk mengalirkan bahan bakar ke injector.

6) ECU atau electronic control unit merupakan pusat dari semua control yang ada pada system EFI. Perangkat pintar ini mengatur lalu lintas yang terjadi pada EFI, seperti menghitung jumlah udara dan bahan bakar yang masuk, menentukan waktu pengapian, mengirim sinyal kerusakan, mengitung suhu mesin dll.

7) Injector berfungsi untuk menyemburkan bahan bakar ke ruang bakar. Bahan bakar yang keluar berupa butiran-butiran lembut.

8) Fuel cut sensor berfungsi untuk menonaktifkan ECU ketika kendaraan jatuh atau kendaraan diam pada sudut 60 derajat. ECU akan aktif setelah 5 detik.

9) Ignation coil atau disebut juga koil pengapian berfungsi untuk meningkatkan tegangan pengapian dari normal menjadi 20.000 volt. Tegangan sebesarnya ini akan diproses oleh busi menjadi percikan api untuk membakar bahan bakar.

10) Engine temperature sensor berfungsi untuk mengetahui suhu mesin. Sensor ini terintegrasi dengan choke otomatis, bila mesin dingin maka choke akan aktif.

11) Crankshaft position sensor berfungsi untuk memberikan sinyal ke ECU sebagai dasar dari semua periode kerja system EFI.

12) Oxygen sensor berfungsi untuk membaca kandungan O2 pada gas buang. Kandungan O2 ini digunakan sebagai acuan rasio campuran bahan bakar. Campuran miskin dan campuran kaya bahan bakar dapat ditentukan dari sensor ini.

13) Catalytic converter berfungsi untuk menetralkan atau mengurangi kandungan racun yang keluar dari knalpot. Dengan adanya alat ini, polutan di dalam gas buang tidak akan membahayakan lingkungan.

Secanggih apapun teknologi pada kendaraan apabila kita tidak bisa merawat dan menjaganya, maka teknologi tersebut sia-sia.



--- sekian ---


Posted by degineering
degineering Updated at: 18:15
Flag Counter