Cek pemasangan saklar rahasia motor


Apakah anda salah satu dari pemilik motor dengan saklar rahasia?? Selamaat... berarti anda termasuk orang yang sangat perhatian dan sayang dengan motor.

Pemasangan saklar rahasia atau saklar tambahan sebenarnya sudah menjadi rahasia umum, para perampok dan begal motor pun tau soal ini. Namun ada satu hal yang mereka tidak tau, yaitu lokasi anda meletakkan saklar tersebut. Fungsi saklar ini sebenarnya sederhana namun manfaatnya besar. Selain untuk mengecoh maling motor, pemasangan saklar ini pun dapat memperlambat aksi si maling motor bahkan terkadang saklar ini juga mengecoh si empunya motor karena lupa menghidupkannya.. “loohh...loohh ora urip??.. Ooh iyo saklare urong ta urepke jhoonn”.. haha...

Fungsi sederhana tentunya cara kerjanya pun sederhana dan sudah pasti cara buatnya gampang. Saklar rahasia dibuat sebagai pengamanan terakhir dari motor. Jangan percaya dengan gembok karena gembok bisa dibobol dalam waktu kurang dari 5 detik (Ane pengalaman gan,..eitsss tapi sebagai korban). Jika setelah pemasangan saklar rahasia ternyata motor agan raib juga, itu ada dua kemungkinan kenapa ini bisa terjadi, pertama anda lupa matiin tuh saklar and kedua motor anda dibawa kabur pacar... haha..

Oke langsung ketopik (saya malah ngalor ngidul)

Penting..!


Pernahkah anda bertanya ke mamas yang pasangin saklar di motor anda mengenai dampaknya terhadap motor??. Apakah mereka bilang alasan mengapa menggunakan kabel ini, kenapa saklar ini... dll.. Kalau tidak!..silahkan anda cek sendiri pemasangannya.

Hal pertama yang harus anda ketahui adalah kabel mana yang diputus mamas tukang bengkel saat membuat saklar tersebut (kalau yang pasang sendiri bisa langsung cek tuhh..). Kalau ga tau, telpon sekarang si mamas tukang bengkelnya.

Hal kedua yang harus anda persiapkan adalah tespen. Kalau ga punya, beli cuma 30 rb yang biasa, alat ini kecil tapi bermanfaat sekali. Tapi kalau tetangga anda punya, mending pinjam aja dulu (kalau boleh..hihii).

Jadi cek apanya Min?? Dah ga sabar ni..


Ok, lanjut...
Bagian yang harus di cek antara lain:

1. Kabel
Cek apakah kabel dalam kondisi yang masih bagus dan apakah kabel yang digunakan sudah bagus?
Gunakanlah kabel body dengan serabut yang tebal. Menggunakan kabel tipe ini akan mempermudah ketika pemasangan karena kabel ini lebih fleksibel dibandingkan kabel kawat.

2. Saklar
Cek apakah saklar masih layak?. Saklar yang sudah digunakan dalam waktu lama tentunya bagian dalamnya sudah kotor atau mungkin sudah berkarat.

Catatan:
Saklar yang kita gunakan bukan asli pabrikan motor jadi rutinlah mengganti saklar setiap 6 bulan sekali atau setahun sekali bila perlu ganti kabelnya juga.

Terus tespen tadi buat apa Min??


Tenang..tenang... Ini langkah selanjutnya yang paling penting (tapi ente tau kan cara pake tespen ini??)

3. Cek arus
Cek apakah pemasangan saklar memotong kabel yang benar?. Pemasangan saklar rahasia yang benar adalah memotong kabel massa atau netral (-) bukan memotong kabel yang mempunyai arus (+).

Berikut cara mengetesnya..
- Buka isolasi sambungan pada kabel.
- Hidupkan motor.
- Gas motor secara perlahan rpm 0-rpm maksimal.
- Amati dengan seksama apakah tespen anda menyala.

Gambar 02. Tespen menyala
Gambar 01. Tespen menyala

Gambar di atas adalah bekas pemasangan saklar rahasia dengan memotong salah satu kabel CDI. Tespen menyala semakin terang seiring naiknya rpm mesin.

Hasilnya


Jika tespen anda tidak menyala berarti pemasangan saklar rahasia anda 100% benar. Tapi jika tespen anda menyala, sudah pasti itu salah dan harus secepatnya pindah lokasi kabel pemasangan saklar.

Semoga bermanfaat...


Posted by degineering
degineering Updated at: 19:38

Mengenal sistem Electronic Fuel Injection (EFI)


Sistem pengapian ini merupakan generasi penerus dari sistem pengapian sebelumnya, bisa dikatakan bahwa sistem pengapian ini lebih canggih dan lebih effisien dan memiliki performance lebih mumpuni. Sistem pengapian ini tidak lagi menggunakan karburator sebagai media pencampuran/pengabutan bahan bakar dengan udara karena proses pencampuran/pengabutan pada sistem ini terjadi sangat cepat pada ujung nozzle/injector sesaat sebelum bahan bakar masuk di ruang bakar. Pembakaran terjadi lebih sempurna pada sistem ini.

Sistem pengapian ini menerapkan sistem electronik atau lebih dikenal dengan sebutan EFI atau Electronic Fuel Injection.  EFI sudah banyak diaplikasikan pada kendaraan-kendaraan masa kini karena mengikuti standar gas buang/emisi yang dihasilkan dari hasil pembakaran yang berpengaruh terhadap lingkungan, standar ini adalah standar euro 3 bahkan di negara maju sudah ditetapkan standar euro 4 dan euro 5.

Karena kecanggihan teknologinya, sistem EFI ditanamkan banyak komponen pendukung yang mempunyai tugas dan fungsi masing-masing.

Berikut adalah komponen-komponen yang terdapat pada system pengapian electronic EFI:

1) Intake air pressure sensor berfungsi untuk mengukur tekanan udara yang masuk ke ruang bakar.

2) Intake air temperature sensor berfungsi untuk mengukur suhu udara yang masuk ke ruang bakar.

3) Throttle position sensor berfungsi untuk mengukur besarnya aliran udara yang masuk ke ruang bakar berdasarkan derajat bukaan katup gas.

4) Bypass valve adalah klep/katup yang mengatur jumlah volume udara yang masuk saat kondisi idle/langsam.

5) Fuel pump berfungsi untuk mengalirkan bahan bakar ke injector.

6) ECU atau electronic control unit merupakan pusat dari semua control yang ada pada system EFI. Perangkat pintar ini mengatur lalu lintas yang terjadi pada EFI, seperti menghitung jumlah udara dan bahan bakar yang masuk, menentukan waktu pengapian, mengirim sinyal kerusakan, mengitung suhu mesin dll.

7) Injector berfungsi untuk menyemburkan bahan bakar ke ruang bakar. Bahan bakar yang keluar berupa butiran-butiran lembut.

8) Fuel cut sensor berfungsi untuk menonaktifkan ECU ketika kendaraan jatuh atau kendaraan diam pada sudut 60 derajat. ECU akan aktif setelah 5 detik.

9) Ignation coil atau disebut juga koil pengapian berfungsi untuk meningkatkan tegangan pengapian dari normal menjadi 20.000 volt. Tegangan sebesarnya ini akan diproses oleh busi menjadi percikan api untuk membakar bahan bakar.

10) Engine temperature sensor berfungsi untuk mengetahui suhu mesin. Sensor ini terintegrasi dengan choke otomatis, bila mesin dingin maka choke akan aktif.

11) Crankshaft position sensor berfungsi untuk memberikan sinyal ke ECU sebagai dasar dari semua periode kerja system EFI.

12) Oxygen sensor berfungsi untuk membaca kandungan O2 pada gas buang. Kandungan O2 ini digunakan sebagai acuan rasio campuran bahan bakar. Campuran miskin dan campuran kaya bahan bakar dapat ditentukan dari sensor ini.

13) Catalytic converter berfungsi untuk menetralkan atau mengurangi kandungan racun yang keluar dari knalpot. Dengan adanya alat ini, polutan di dalam gas buang tidak akan membahayakan lingkungan.

Secanggih apapun teknologi pada kendaraan apabila kita tidak bisa merawat dan menjaganya, maka teknologi tersebut sia-sia.



--- sekian ---


Posted by degineering
degineering Updated at: 18:15

Potong pegas/per karburator vakum

Pegas atau per pada karburator vakum merupakan bagian yang tidak terpisahkan. Per membantu kerja mekanis sebuah karburator. Dengan memotong per pada karburator vakum akan mengurangi gaya tekan piston karburator. Diharapkan dengan memotong per ini akan mempercepat proses terangkatnya piston walaupun nilai kevakuman dalam ruang bakar kecil.

Gambar 01. Per karburator vakum
Gambar 01. Per karburator vakum

Bagi anda yang mungkin masih ragu atau ga rela bila pernya dipotong bisa disiasati dengan cara mengikat per dengan menggunakan benang.

Siapkan benang jahit atau benang nilon


Gambar 02. Benang
Gambar 02. Benang

Kemudian langkah selanjutnya adalah melakukan pengikatan per dengan benang. Ikatlah per pada jarak 0,5-1 cm, lakukan pelan-pelan sampai menjadi seperti di bawah ini.

Gambar 03. Per sudah diikat
Gambar 03. Per sudah diikat

Note:

A = Per standar; B = Per sudah diikat

Saat pemasangan, Ikatan per harus berada pada bagian top karburator, ini dimaksudkan agar benang tidak menutup lubang angin pada piston karburator. Kemudian bila per sudah siap, pasang kembali per dan rasakan hasilnya.

Cara seperti ini merupakan alternatif modifikasi yang murah dan minim resiko, anda bisa dengan mudah melepas ikatan per bila ingin menjadikannya standar lagi.

Tutorial ini merupakan lanjutan dari tutorial sebelumnya yaitu cara dongkrak performance karburator vakum.

Modifikasi cara ini bisa anda gabungkan (piston karburator + per piston karburator).

Posted by degineering
degineering Updated at: 23:20

Tips merawat aki basah


Pada masa sekarang ini sebenarnya penggunaan aki atau bateray basah perlahan-lahan sudah tergantikan oleh bateray kering. Harga yang ditawarkan masing-masing tipe aki pun berbeda, harga aki basah lebih murah namun perlu perawatan rutin dan sedikit merepotkan sedangkan untuk aki kering, harga yang ditawarkan lebih mahal, namun bebas biaya perawatan alias maintenance free. So, silahkan anda pertimbangkan sebelum membeli aki, sesuaikan budget dengan kebutuhan.

Pemeriksaan Aki/Baterai basah.


Pemeriksaan aki ini berfungsi untuk menjaga agar aki selalu dalam keadaan siap dan dalam kondisi yang baik sehingga suplay tegangan listrik pada electrical wiring akan tersuplay dengan baik. Aki juga dapat dengan mudah untuk diisi kembali oleh sistem pengisian yang ada.

Berikut tips sederhana perawatan Aki:

a) Bersihkan permukaan aki dengan air soda dan menggunakan kuas, kemudian keringkan dengan lap sampai kering.

b) Bersihkan kutub–kutub aki dengan alat khusus. Jika tidak ada, pakailah sikat kuningan/ amplas halus.

c) Periksa terminal aki/Skun aki dan kabel positif dan negative. Bila ada kabel yang terkelupas, segera tutup dengan solasi.

Gambar 02. cek skun aki
Gambar 01. Cek skun aki

d) Periksa ketinggian elektrolit aki, jumlah elektrolit yang tepat yaitu antara Upper Level dengan Lower Level. Bila kurang jangan diisi dengan air biasa, isilah dengan air suling atau air accu.

Gambar 04. Cek level air aki
Gambar 02. Cek level air aki
Gambar 03. Level air diantara upper dan lower
Gambar 03. Level air diantara upper dan lower

Jangan mengisi air aki melebihi batas Upper level karena elektrolit akan tumpah atau keluar melalui lubang kecil pada bagian atas aki. Bila elektrolit ini mengenai bagian motor yang mengandung unsur logam, maka bagian tersebut akan korosi atau karatan.

e) Perhatikan posisi pengikatan dan klem aki harus kuat agar aki tidak goyang saat kendaraan berjalan atau bekerja, sehingga tidak retak, elektrolit tumpah. Pemasangan yang kuat akan mengurangi kerugian tegangan dan mengurangi panas yang timbul pada terminal.

Gambar 04. Cek pengikat aki
Gambar 04. Cek pengikat aki
f) Periksa kondisi fuse/sekring. Untuk sekring biasanya akan kotor pada bagian konektornya, biasanya timbul karatan bila tidak rutin dibersihkan.

Gambar 05. Cek fuse
Gambar 05. Cek fuse

Lakukan perawatan rutin bulanan agar aki lebih lama digunakan


---Sekian---

Posted by degineering
degineering Updated at: 17:24

Pentingnya fungsi box motor bagi biker


Bila ditanya soal pentingnya box yang terpasang di motor anda, tentunya jawabannya berbeda-beda. Ada yang mungkin memasang box hanya ikut-ikutan karena hobi atau ada juga karena kebutuhan. Ada banyak model box yang ada dipasaran dengan harga yang berbeda pula. Bila anda punya dana lebih, belilah box yang bagus sekalian.


Lalu apakah fungsi sebenarnya box motor?


Box motor berfungsi sebagai wadah atau tempat untuk menyimpan barang-barang yang anda butuhkan ketika anda berkendara, saat anda touring ataupun pulang kampung. Menggunakan box jauh lebih praktis ketimbang mengikat barang di jok belakang yang justru lebih berbahaya.

Jenis barang-barang yang biasa ada di box.

1. Kunci/ tools standar motor

Diperlukan bila motor mengalami kerusakan di  tengah jalan, jauh dari bengkel, maka peran kunci ini sangat penting.

tools standard
Gambar 01. Tools standard
2. Mantel

Gunakan mantel berupa baju dan celana (setelan). Menggunakan mantel model ini membuat anda lebih leluasa saat hujan. Dengan tidak adanya mantel di box anda, ini akan membuat orang bertanya-tanya sebenarnya buat apa anda memasang box kalau masih kehujanan?? (hehe)..

Mantel setelan
Gambar 02. Mantel setelan

3. Air minum

Ini juga penting, berkendara jarak jauh akan membuat anda cepat lelah dan ketika anda lelah dan berhenti untuk minum, belum tentu di sana ada penjual air minum. Jangan remehkan haus, dan jangan memaksa berkendara jika haus, karena haus akan mengurangi konsentrasi dan menyebabkan kantuk. Bila diperlukan bawa juga cemilan.

Air minum
Gambar 03. Air minum

4. Sandal (alternative)

Untuk biker yang memakai sepatu safety, sandal ini berguna jika anda hendak sholat di masjid dan tentunya lebih nyaman menggunakan sandal. Selain itu, jika ingin mampir ke mall rasanya ga mungkin masuk dengan sepatu safety yang kotor. Bila diperlukan bawalah baju ganti… hehhe.


Sandal
Gambar 04. Sandal

5. Spare part

Bawalah spare part yang bisa anda ganti sendiri jika terjadi kerusakan di jalan dan pastinya didukung dengan kunci/tools yang anda bawa. Bawalah selalu busi cadangan. Jika perjalanan anda jarak jauh atau akan touring bawalah spare part lebih lengkap. Bawalah oli dan lakukan pengecekan level oli ditiap titik anda berhenti.


Spare part
Gambar 05. Spare part
6.Tas istri/pacar

Ini sebenarnya trik atau modus…hehe…
Daripada istri/pacar sibuk megang tas dan tentunya akan ada penghalang antara anda dan si dia, lebih baik tasnya kita simpan di box dan sudah pasti anda tau di mana doi pegangan selanjutnya.. hehe. Si doi akan lebih safety jika pegangan dengan anda.

7. Oleh-oleh
Ini tidak kalah pentingnya, bawalah oleh-oleh untuk anda berikan untuk keluarga atau teman bila anda pulang dari touring.

Oleh-oleh
Gambar 06. Oleh-oleh

Uraian di atas adalah beberapa perlengkapan yang biasa dibawa biker yang motornya terpasang box, apabila ada yang kurang silahkan tambahin sendiri.

Bagi  anda yang henda memasang box, pilihkah box dengan kapasitas yang sesuai dengan motor anda. Gunakan bracket dengan desain yang kokoh dan tanpa mengurangi safety.

Kemudian bagi anda yang sudah memasang box, lakukan pengecekan pada box, bracket dan kerangka motor anda. 

Kerangka retak
Gambar 07. Kerangka retak

---- SEKIAN ----


Posted by degineering
degineering Updated at: 15:52

Dongkrak performance karburator vakum


Prinsip kerja karburator vakum dipengaruhi oleh pergerakan piston dari TMA ke TMB. Gerakan piston ini mengakibatkan terjadinya kevakuman diruang bakar, proses ini disebut juga proses langkah isap. Ketika proses ini berlangsung, campuran bahan bakar dengan udara terhisap dari karburator menuju ruang bakar secara cepat. Bahan bakar terkompresi dan terjadilah pembakaran yang dipicu oleh percikkan nyala busi.

Saat langkah isap berlangsung, jarum piston karburator terangkat mengikuti gerakan piston pada ruang bakar. Langkah kerja seperti inilah yang menyebabkan karburator vakum lebih irit dibandingkan karburator skep (konvensional). Semakin cepat piston bergerak dan nilai kevakuman meningkat, maka semakin cepat pula piston karburator terangkat.

Pada kesempatan kali ini, modifikasi yang dilakukan pada piston karburator dengan tujuan mempercepat terangkatnya piston karburator walaupun piston pada ruang bakar bergerak lambat.

Gambar 01. Piston karburator vakum

Alat dan bahan yang disiapkan
- Piston karburator vakum
- Mata bor besi
- Tang kombinasi
- Obeng
- Amplas halus

Berikut proses modifikasi yang dilakukan

Memperbesar diameter lubang udara/angin pada piston karburator


1) Lepaskan piston karburator

Secara umum bentuk piston karburator hampir sama untuk semua tipe motor. Namun yang membedakannya adalah diameter dan panjang piston karena sesuai dengan kapasitas karburator. Untuk penambahan ukuran diameter lubang angin adalah sebesar 0,5 - 1 mm dari ukuran standar. Misal, diameter ukuran standar 2,5 mm maka lakukan pembesaran diameter antara 3 - 3,5 mm.

Gambar 02. Piston karburator

2) Lakukan pengeboran.

Sebelum mulai mengebor, lepaskan jarum dan karet piston.
Jika anda mengebor dengan mesin pastikan putaran mata bor anda lurus, ini mencegah terjadinya kerusakan piston karburator. Untuk lebih mudah lakukan pengeboran secara manual dengan tangan dengan bantuan tang kombinasi.

Gambar 03. Bor manual

Pengeboran di atas menggunakan mata bor besi diameter 3,5 mm

Bersihkan lubang dengan menggunakan amplas halus.

Catatan:
Jangan gunakan cekam/ragum untuk menjepit piston karena dikuatirkan akan menyebabkan piston anda tidak bulat lagi. Apabila terpaksa, lapisi piston dengan kain kemudian jepit dengan cekam dan lakukan dengan hati-hati.

Kebetulan penulis mempunyai 2 piston karburator, maka dibuatlah dua tipe lubang yang berbeda.

Piston karburator 1
Pada gambar di atas, tipe lubang adalah lurus. Diameter lubang standar sebesar 3 mm dan diperbesar menjadi 3,5 mm.

Piston karburator 2
Tipe lubang adalah seperti nozzle. Diameter lubang standar sebesar 3 mm dan diperbesar menjadi 3,5 mm di bagian atas dan 4 mm di bagian bawah.

Gambar 04. Tipe lubang angin

3) Pasang kembali karet vakum
Bersihkan dengan tisu sebelum karet vakum dipasang. Jangan menggunakan kompressor karena akan merusak karet vakum. Kemudian rakit kembali karburator anda.

4) Setel karburator
Setel karburator perlahan dan cari posisi yang yang tepat dengan memperhatikan suara mesin normal tanpa berebet. Lakukan tes dan rasakan bedanya.

Gambar 05. Setting karburator

Hasil yang saya rasakan.

Piston karburator 1
Nafas panjang namun kurang ditarikan bawah. Bagus untuk top speed.

Piston karburator 2
Tarikan terasa pada rpm bawah dan cocok untuk akselerasi

Untuk konsumsi BBM pada kedua tipe piston karburator tidak berpengaruh secara signifikan terhadap penggunaan piston karburator standar.

Apabila kurang puas, bisa dilakukan modifikasi tingkat lanjut dengan memotong pegas/per karburator

Download PDF file [here]


Posted by degineering
degineering Updated at: 14:41

Cara mudah membuat lampu hazard motor sendiri

Gambar 00. Lampu hazard pulsar


Bagi mereka yang hobi touring dengan motor biasanya terdapat beberapa aksesoris tambahan pada motornya, seperti box, machine guard dan beberapa alat keselamatan tambahan pun juga tidak lupa dipasang seperti klakson, sirene dan lampu hazard. Tidak hanya para biker yang hobi touring, para pemilik motor lain pun sudah banyak memasang aksesoris-aksesoris seperti di atas. Tidak untuk touring atau perjalanan jauh, akan tetapi mereka memasang itu karena semata-mata hobi supaya terlihat keren dan berbeda dengan motor yang lainnya. Aksesoris-aksesoris tersebut bisa dengan mudah kita beli dengan harga yang relatif tergantung kualitasnya. Untuk pemasangannya pun bisa dengan jasa orang lain atau memasang sendiri. Beberapa aksesoris yang mudah kita pasang sendiri, diantaranya adalah lampu hazard.

Apa itu lampu hazard dan fungsinya?


Lampu hazard merupakan lampu tanda bahaya/darurat dan biasanya dipasang pada kendaraan roda 4 atau lebih. Lampu hazard dipasang pada sein dan akan menyala secara bersama-sama. Fungsinya sendiri adalah sebagai tanda saat kita berkendara atau bahkan saat berhenti ketika kendaraan mengalami kerusakan ditengah jalan. Lalu kapan saat yang tepat menyalakan hazard?. Lampu hazard dinyalakan biasanya saat kendaraan melintasi keramaian, persimpangan jalan/perempatan, kemacetan, motor rusak tengah jalan dll. Lampu hazard juga sangat membantu  saat hujan deras, seperti yang kita tahu hujan deras mengurangi jarak pandang pengemudi sehingga perlu adanya tanda tambahan bagi kendaraan seperti lampu hazard ini.


Bagaimana cara memasang sendiri?


Cara mudah yang biasa dilakukan para biker ketika membuat lampu hazard adalah dengan menjumper kabel sein kanan dan sein kiri kemudian ditambahkan saklar untuk menghubungkan kedua kabel tersebut. Bisa juga ditambahkan relay, namun pembuatannya pun lebih rumit dan tentunya lebih mahal. Untuk kali ini kita akan mencoba dengan cara yang mudah dan murah meriah dengan biaya ± Rp 15,000 untuk bahannya. Apabila anda ingin mengganti flashernya juga cukup belikan saja dengan harga Rp 15,000. Kemudian untuk solder, lebih baik pinjem punya teman kalau ada tapi kalau tidak ada berarti anda harus beli juga dengan harga Rp 30,000... hihi.

Sebelum mulai pemasangan, ada baiknya kita cari tau skema wiring kabel standar lampu sein (banyak sumbernya di google).

Berikut skema wiring kabel standar lampu sein motor:

Gambar 01. Skema wiring kabel lampu sein
Gambar 01. Skema wiring kabel lampu sein

Dari skema wiring di atas dapat kita tentukan titik dimana kita akan memasang saklar tambahan. Berikut gambar skema wiring kabel yang telah dimodifikasi:

Gambar 02. Skema wiring modifikasi
Gambar 02. Skema wiring modifikasi

Keterangan gambar:

  • Gambar A pemasangan dengan menggunakan saklar toggle 6 pin/kaki dipasang secara seri
  • Gambar B pemasangan dengan menggunakan saklar toggle 3 pin/kaki dipasang secara paralel


Silahkan pilih sendiri skema mana yang cocok dengan anda.

Langsung saja percobaan kita mulai, alat dan bahan yang harus disiapkan.

1. Saklar toggle 6 pin/kaki atau 3 pin/kaki (1 bh)

saklar toggle
2. Kabel secukupnya
kabel serabut
3. Solder + timah
solder & timah
4. Solasi
solasi
5. Flasher baru (alternative)

Flasher ini digunakan apabila flasher bawaan motor tidak mendukung.


Dari sekian alat dan bahan yang telah anda siapkan, ada satu bahan yang paling penting dan paling utama yang harus disiapkan adalah ‘MOTOR’. Pastikan motor yang hendak anda pasangi lampu hazard merupakan milik anda sendiri, bila milik orang lain pastikan anda sudah disuruh oleh sipunya motor sebelumnya..hihihi.

Baiklah, kita mulai sekarang !


1) Buka switch lampu sein anda kemudian cari kabel yang masuk ke switch sein motor anda. Ingat !! kabel yang akan kita sambung dengan saklar toggle nanti adalah kabel sesudah flasher atau kabel sebelum masuk ke switch sein.

Gambar 03. Switch sein pada motor
Gambar 03. Switch sein pada motor

2) Apabila sudah ketemu, cukup lukai saja kabel tersebut (tidak perlu diputus). Kemudian sambungkan dengan kabel baru, hidupkan kontak dan tempelkan pada bodi motor. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kabel yang disambung adalah kabel yang benar (sesudah flasher dan sebelum switch). Apabila keluar percikan api berarti pemasangan anda benar. Lihat kembali skema !.

Gambar 04. Cara melukai kabel
Gambar 04. Cara melukai kabel

3) Lukai kabel sein kanan dan sein kiri (ini juga tidak perlu diputus). Ingat !! carilah kabel ini setelah switch sein anda. Lihat kembali skema !.

4) Selanjutnya kita beralih ke saklar toggle. Solder kabel pada saklar toggle, seperti ini:

Gambar 05. Mempersiakan saklar toggle dengan 3 kabel
Gambar 05. Mempersiapkan saklar toggle dengan 3 kabel

5) Siapkan tempat/lokasi di mana saklar toggle akan diletakkan. Apabila diperlukan, siapkan media untuk meletakkannya.

Gambar 06. Mempersiapkan lokasi dan media saklar toggle
Gambar 06. Mempersiapkan lokasi dan media saklar toggle

Media di atas terbuat dari fiber, dibuat dari sayap bekas motor

6) Pasang saklar toggle pada lokasi yang telah disiapkan kemudian potong kabel sesuai kebutuhan.

Gambar 07. Memasang saklar pada lokasi yang sudah ditentukan
Gambar 07. Memasang saklar pada lokasi yang sudah ditentukan

7) Sambungkan dengan kabel-yang telah ditentukan (langkah 1 & 2).

8) Lakukan pengetesan.

9) Apabila sukses, solasi agar tidak terjadi short/korslet.

10) Rapikan pemasangan.

Gambar 08. Kabel yang sudah dirapikan
Gambar 08. Kabel yang sudah dirapikan

11) Selesai


Semoga bermanfaat.


Watch this video:




Keyword: Lampu Hazard, Wiring Kabel

Download PDF file [here]


-----selesai-----


Posted by degineering
degineering Updated at: 12:16

Ini akibat ban motor kempes

Hati-hati.....! ban motor kempes bisa membuat Velg motor anda rusak



Gambar 00. Velg penyok

Sebagian besar mungkin para biker sudah mengetahui resiko mengendarai kendaraan dalam kondisi ban kempes, namun banyak juga yang mengabaikannya. Memang mengendarai motor dengan ban yang sedikit kempes lebih terasa empuk apalagi saat melewati jalanan yang berbatu/berkerikil kecil. Gaya elastis ban cukup membantu dikala kita melewati medan yang berbatu/berkerikil. So, bagaimana dengan jalanan yang berlubang....??

Mari kita bahas bersama-sama


Ada banyak sekali tipe lubang di jalan, ada yang dangkal, ada yang dalam, ada yang landai, ada yang curam dan masih banyak lagi. Hal yang wajib selalu dilakukan para biker sebelum menunggangi motor, salah satunya adalah memastikan ban dalam kondisi baik (tidak gundul dan kempes). Namun sering kali hal ini diabaikan dan dianggap masalah sepele kemudian menyesal ketika si Velg rusak/penyok bahkan pecah saat menghantam lubang. Selain itu, cara berkendarapun perlu diperhatikan, berkendara tepat di belakang kendaraan lain (mobil, motor) akan menambah resiko karena bisa dipastikan berkendara seperti ini akan mempengaruhi pandangan. Tidak hanya berakibat buruk pada motor anda, ban kempes dan jalanan berlubang juga dapat mengakibatkan kecelakaan fatal. Disamping itu, ban kempes dan jalanan berlubang merupakan salah satu faktor penyumbang kecelakaan dalam berkendara. So, sudah bisa disimpulkan bahwa melintasi jalanan berlubang dengan kondisi ban kempes akan meningkatkan resiko kerusakan kendaraan terutama velg dan kecelakaan bagi pengendara.


Kejadiaan ini menimpa saya



Beberapa waktu yang lalu ketika pulang kerja, kegiatan rutin saya tiap minggu yaitu pulang Kampung tanpa sengaja motor menghantam lubang. Motor melaju dengan kecepatan sedang (± 60 km/jam). Saat kejadian, lubang tersebut sama sekali tidak terlihat karena saya berada tepat di belakang fuso. Ketika hendak menyalip fuso, motor menghantam lubang curam yang berbentuk kotak. Saat setelah kejadian saya tetap melaju karena saya merasa tidak terjadi apa-apa pada motor saya, apalagi laju motor saat itu tetap stabil. Tanpa berpikir lagi soal velg, saya kemudian meluncur dengan kecepatan tinggi. Akhirnya esok harinya dipagi hari terlihat dari jauh velg depan dan belakang penyok. Merasa penasaran karena melihat dari jauh kemudian dengan segera saya mendekati velg dan alhasil velg saya penyok depan belakang dan yang paling parah adalah velg belakang sampai pecah. Dari analisa saya adalah ban kempes salah satu penyebabnya serta kemungkinan penggunaan box yang tidak diimbangi dengan tekanan udara pada ban serta sock yang tidak saya setel kekencangannya. Melihat ini langsung membuat saya terkejut dan sedikit kebingungan karena jika motor bermasalah maka bermasalah pula pekerjaan saya.

Gambar 01. Kondisi velg setelah menghantam lubang
Gambar 01. Kondisi velg setelah menghantam lubang

Resiko ketika melewati jalanan berkerikil dengan berlubang tentunya berbeda-beda, gambar di atas termasuk kategori velg yang menghantam lubang yang dalam karena sudah membuat velg pecah.


Gambar 02. Kondisi velg setelah dibongkar
Gambar 02. Kondisi velg setelah dibongkar


Adanya kejadian yang tidak terduga seperti di atas, sudah pasti akan menambah pengeluaran dan membuat keuangan kacau. 

Beberapa tips yang mungkin bisa kita ambil sebagai pelajaran dari kejadian di atas agar tidak terjadi pada anda dan mudah-mudahan tidak akan menimpa saya lagi..hehehe, diantaranya:

  • Mengecek kondisi tekanan udara ban, apabila diperlukan gunakan pressure gauge.
  • Mengecek kondisi grip/batik ban, ganti ban segera apabila sudah gundul.
  • Setel kekencangan sok motor (apabila terdapat setelannya).
  • Bagi yang memasang Box, bisa ditambahkan batas atas tekanan udara ban.
  • Mangatur jarak aman dengan kendaraan yang ada di depan.
  • Mengecek kemampuan pengereman depan belakang.
  • Berkendaralah dengan hati-hati.


Apabila suatu saat anda mengalaminya, lakukan beberapa hal di bawah ini:


  • Segeralah berhenti dan menepi untuk melihat kondisi kendaraan, terutama kondisi velg depan dan belakang.
  • Mengecek semua lampu kendaraan (lampu utama, lampu belakang, lampu sein).
  • Apabila velg anda penyok, tambah angin agar laju kendaraan tetap stabil. Karena tidak menutup kemungkinan ada lubang lain menanti di setiap perjalanan anda.
  • Segera press velg anda bila memungkinkan untuk direpair.



Berkendaralah dengan hati-hati, tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain. Semoga apa yang dialami penulis tidak pernah terjadi pada anda dan semoga tulisan ini bermanfaat.



Semoga bermanfaat


------sekian-----

Posted by degineering
degineering Updated at: 09:50
Flag Counter