Cara memberi arsiran pada gambar Autocad


Objek yang bisa diberi hatch atau gradient adalah objek 2D dan tertutup. Objek bisa diambil dari objek-objek yang sudah dibuat sebelumnya atau dengan menggambar objek baru.

Gambar 00. Objek tertutup dan terbuka

Persegi


Objek yang akan diberi Hatch adalah objek Persegi.

Hatch


1) Klik kiri ‘Hatch’ pada toolbar atau ketik ‘hatch’ di jendela command.

2) Akan muncul gambar seperti di bawah ini, kemudian atur pola yang diinginkan (penulis menggunakan hatch pola AR-B816)

Gambar 01. Klik kiri objek (pick points object)
Gambar 01. Klik kiri objek (pick points object)

3) Selanjutnya klik kiri tanda positif (angka 3) Add: Pick points lalu klik kiri di bagian dalam objek kemudian enter.

Gambar 01. Klik kiri objek (pick points object)
Gambar 02. Klik kiri objek (pick points object)

4) Klik kiri ‘Ok’ atau enter untuk mengakhiri program dan lihat hasilnya.


Gambar 02. Objek persegi yang diarsir
Gambar 03. Objek persegi yang diarsir
Apabila dirasa arsiran tersebut terlalu besar/kecil dan tidak sesuai dengan keinginan, maka lakukan langkah-langkah berikut ini:

1) Klik kiri 2x arsiran pada objek.

2) Kemudian muncul gambar sama seperti di awal, atur skalanya pada kolom ‘scale’ yang ditunjuk oleh tanda panah merah atau bisa diisi secara manual sesuai kebutuhan objek. Semakin kecil nilai, maka semakin rapat arsiran.

Gambar 03. Pengaturan skala arsiran
Gambar 04. Pengaturan skala arsiran

3) Kemudian klik kiri ‘Ok’ atau enter untuk mengakhiri program dan lihat hasilnya.

Gambar 04. Arsiran pada objek sebelum dan sesudah diubah skalanya
Gambar 05. Arsiran pada objek sebelum dan sesudah diubah skalanya

Trapesium


Untuk objek trapesium akan kita coba untuk memberi gradient.

Gradient


1) Klik kiri ‘Gradient’ pada toolbar atau ketik ‘gradient’ pada jendela command.

2) Kemudian akan muncul gambar seperti di atas.

3) Silahkan pilih tipe warna yang anda inginkan 'one color' atau 'two color' (angka 1). Kemudian pilih tipe gradient yang sesuai (angka 2).

Gambar 05. Memilih warna gradient
Gambar 06. Memilih warna gradient

4) Selanjutnya klik kiri Add: Pick points (angka 3) kemudian klik kiri di area dalam objek lalu enter.

Gambar 06. Klik kiri di dalam objek
Gambar 07. Klik kiri di dalam objek

5) Kemudian klik kiri ‘Ok’ (angka 4) atau enter untuk mengakhiri program dan melihat hasilnya.

Gambar 07. Objek trapesium yang diberi gradient
Gambar 08. Objek trapesium yang diberi gradient

Lakukan langkah yang sama pada objek-objek yang lainnya.

  • Persegi panjang
  • Segitiga
  • Jajar genjang
  • Belah ketupat
  • Layang-layang
  • Lingkaran
  • Polygon
  • ellips
Lihat gambar di bawah ini sebagai contoh

Gambar 08. Objek-objek yang sudah diberi Hatch dan Gradient
Gambar 09. Objek-objek yang sudah diberi Hatch dan Gradient

Posted by degineering
degineering Updated at: 16:12

Fungsi Hatch dan Gradient pada Autocad


Arsiran pada objek digunakan untuk menentukan perbedaan area atau daerah. Arsiran pada program autocad memiliki berbagai macam jenis tipe arsiran.

Gambar 00. Tipe arsiran pada Autocad

Hatch


Merupakan arsiran garis berpola ada yang berupa garis horizontal, garis diagonal, garis vertikal, box, solid, brick, pasir dan masih banyak lagi. Berikut cara membuat Hatch.

1) Klik kiri ‘Hatch’ pada toolbar atau ketik ‘hatch’ pada jendela command.

Gambar 01. Klik kiri hatch pada toolbar
Gambar 01. Klik kiri hatch pada toolbar

2) Akan muncul gambar seperti di bawah ini.

Gambar 02. Pengaturan pola hatch
Gambar 02. Pengaturan pola hatch

3) Pilih pola yang diinginkan dengan mengklik ‘pattern’ [angka 1], pola akan tampil otomatis [angka 2]. Apabila tidak berniat mengganti pola langsung saja ke langkah selanjutnya.

4) Selanjutnya klik kiri tanda positif (angka 3) Add: Pick points lalu klik kiri di bagian dalam objek kemudian enter.

5) Klik kiri ‘Ok’ [angka 4] atau enter untuk mengakhiri program dan lihat hasilnya.


Gradient/Gradasi


Merupakan tipe arsiran ‘solid’ berwarna, terdiri dari 1 warna dan perpaduan 2 warna. Berikut cara membuat gradient:

1) Klik kiri ‘Gradient’ pada toolbar atau ketik ‘gradient’ pada jendela command.

Gambar03. Klik kiri gradient
Gambar 03. Klik kiri gradient

2) Akan muncul gambar seperti di bawah ini.

Gambar 04. Pengaturan gradient
Gambar 04. Pengaturan gradient

3) Silahkan pilih mau 1 warna [angka 1] atau 2 warna [angka 2]. Untuk mengubah warna silahkan klik tombol yang ditunjuk oleh tanda panah merah.

4) Selanjutnya klik kiri tanda positif [angka 3] Add: Pick points lalu klik kiri di bagian dalam objek kemudian enter.

5) Klik kiri ‘Ok’ [angka 4] atau enter untuk mengakhiri program dan lihat hasilnya.




Keyword: Arsiran, Hatch, Gradien, Gradasi

Download PDF file [here] or [here]


Selanjutnya>>>

Posted by degineering
degineering Updated at: 15:50

Cara menggunakan Subtract pada Autocad

Gambar 0. Objek subtract


Subtract digunakan untuk melubangi atau menghilangkan bagian dari objek yang tidak terpakai. Tools ini hanya dapat digunakan pada objek 3D, secara umum fungsi dari subtract ini hampir sama dengan fungsi Trim pada 2D, yaitu menghilangkan bagian dari objek yang tidak dibutuhkan. 
Contoh sederhananya adalah ketika kita akan memasangkan kusen pada tembok 3D, maka tembok tersebut harus dilubangi terlebih dahulu dengan subtract agar objek kusen dengan mudah dipasang pada tembok 3D. Penggunaan Subtract ini tidak terbatas hanya pada satu objek 3D saja, melainkan semua objek 3D bisa menggunakan subtract.

Berikut cara-cara melakukan subtract pada objek 3D.


1) Siapkan terlebih dahulu objek 3D anda. (kali ini penulis akan menggunakan objek pipa dan akan melubanginya).

Gambar 01. Objek 3D pipa
Gambar 01. Objek 3D pipa

2) Zoom objek pipa di bagian unjungnya dengan cara scroll maju mouse anda. Fungsinya adalah untuk melihat secara dekat objek agar mudah disubtract.

Gambar 02. Zoom objek 3D pipa
Gambar 02. Zoom objek 3D pipa

Terlihat 2 garis pada objek pipa yang sudah dizoom. 

3) Klik kiri ‘Subtract’ pada toolbar dan perhatikan 'jendela command'.

Gambar 03. Klik kiri subtract
Gambar 03. Klik kiri subtract
Command: _subtract Select solids, surfaces, and regions to subtract from ..

4) Select objects: klik kiri garis 1

Gambar 04. Klik kiri garis 1 (luar)
Gambar 04. Klik kiri garis 1 (luar)
Select objects: 1 found

5) Select objects: [enter]
Select solids, surfaces, and regions to subtract ..

6) Select objects: klik kiri garis 2

Gambar 05. Klik kiri garis 2 (dalam)
Gambar 05. Klik kiri garis 2 (dalam)
Select objects: 1 found


7) Select objects: [enter] dan lihat hasilnya di bawah ini.


Gambar 06. Objek 3D pipa yang sudah berlubang
Gambar 06. Objek 3D pipa yang sudah berlubang

Bila dilihat secara keseluruhan, maka seperti ini hasilnya


Gambar 07. Objek 3D pipa setelah dirender
Gambar 07. Objek 3D pipa setelah dirender



Posted by degineering
degineering Updated at: 12:18

Cara membuat 3D pipa dengan Autocad

Gambar 0. Ilustrasi objek 3D pipa


Mengambar objek 3D pipa adalah pekerjaan yang susah-susah gampang. mengapa demikian..?? karena apabila objek yang dikehendaki tersebut adalah pipa lurus, tentunya sangat mudah untuk membuatnya, hanya dengan mengklik ‘Cylinder’ objek langsung jadi. Akan tetapi bagaimana dengan objek pipa yang berbelok-belok seperti contoh di bawah ini?

Gambar 01. Contoh objek pipa
Gambar 01. Contoh objek pipa

Apakah bisa objek elbow pipa dibuat dengan perintah ‘Cylinder’? saya rasa tidak bisa. Saya yakin tidak bisa karena saya sudah mencobanya, apabila agan-agan ada yang bisa tolong share caranya.. hehehe.
Ada cara lain yang bisa anda gunakan dengan mudah, yaitu menggunakan perintah ‘Sweep’ yang terdapat pada menu ‘Modeling’. Cara ini bisa diaplikasi untuk objek 3D apa saja, misalnya dalam pembuatan ulir baut.

Baiklah, langsung saja kita praktikkan bagaimana cara pembuatannya.


Tahapan pembuatannya sebagai berikut:


1. Buat objek 2D berupa garis.
Objek ini nantinya akan kita pakai sabagai media untuk membuat 3 dimensinya.

2. Buat objek bangun datar.
Karena kita akan membuat pipa, berarti objek yang kita buat adalah lingkaran. Objek ini merupakan objek pembentuk 3D yang akan dibuat.

Langkah-langkah membuatnya sebagai berikut.


1) Buat objek garis Polyline dengan dimensi seperti di bawah ini.

Gambar 02. Objek garis 2D
Gambar 02. Objek garis 2D

2) Buat 2 objek lingkaran dengan diameter seperti di bawah ini.

Gambar 03. Objek lingkaran
Gambar 03. Objek lingkaran

Catatan penting:

Untuk pembuatan objek lingkaran ini, diameternya tidak boleh melebihi ukuran diameter pada garis (Gambar 02). Pada garis, ukuran R nya (radiusnya) = R 15 berarti D nya (diameternya)= Ø30 (berarti diameter maksimal yang boleh dipakai untuk membuat lingkaran).

3) Dekatkan kedua objek yang sudah dibuat dengan tampilan view ‘SW Isometric’ seperti gambar di bawah ini.

Gambar 04. SW isometric view
Gambar 04. SW isometric view

4) Klik kiri ‘Sweep’ pada menu modeling.

Gambar 05.klik kiri sweep
Gambar 05.klik kiri sweep

Current wire frame density:  ISOLINES=4

5) Select objects to sweep: klik kiri objek sweep (lingkaran 1)

Gambar 06. Klik kiri objek sweep
Gambar 06. Klik kiri objek sweep

Select objects to sweep: 1 found

6) Select objects to sweep: [enter]

7) Select sweep path or [Alignment/Base point/Scale/Twist]: B (ketik B lalu enter)

8) Specify base point: (klik kiri di tengah objek lingkaran 1)

Gambar 07. Klik kiri di tengah objek lingkaran 1
Gambar 07. Klik kiri di tengah objek lingkaran 1

9) Select sweep path or [Alignment/Base point/Scale/Twist]: (klik kiri pada garis) kemudian lihat hasilnya.

Gambar 08. Objek 3D pipa
Gambar 08. Objek 3D pipa

Klik kiri ‘Realistic Visual Style’ pada menu visual style untuk melihat tampilan yang berbeda.


Gambar 09. Realistic Visual Style view
Gambar 09. Realistic Visual Style view

Kira-kira objek lingkaran 2 itu untuk apa ya..??


Tenang jangan panik dan jangan bingung kawan-kawan. Objek lingkaran 2 akan kita sweep seperti objek lingkaran 1, tujuannya adalah untuk melubangi objek pipa. Perlu anda ketahui, objek yang sudah jadi di atas belum bolong alias masih pejal.

Langsung saja kita praktikkan langkah 4-9.

Hasilnya akan menjadi seperti gambar di bawah ini.

Gambar 10. Terlihat seperti ada 2 buah objek pipa (gambar B)
Gambar 10. Terlihat seperti ada 2 buah objek pipa (gambar B)

Kemudian bagaimana cara melubanginya??


Klik DI SINI kalau anda ingin tahu.


Keyword: 2D, 3D, Garis, Polyline, Visual Styles, Modeling, Bangun Datar.

Download PDF file [here] or [here]


Tutorial lainnya:



Posted by degineering
degineering Updated at: 11:49

Mengubah objek 2D menjadi 3D Autocad part 2


Gambar 0. Extrude Objek 2D ke 3D



Baiklah, semuanya telah kita siapkan dan sekarang saatnya mengubah objek Layang-layang dan Polygon dari 2D menjadi 3D.

o Layang-layang


1) Pastikan tetap pada ‘SW Isometric View’.

2) Pilih objek yang akan diextrude, apabila objek terlalu kecil/jauh scroll mundur mouse anda. Klik kiri ‘Extrude’ kemudian pilih garis pada objek.

Gambar 11. Klik kiri extrude
Gambar 11. Klik kiri extrude

3) Select objects to extrude: klik kiri objek
Gambar 12. Klik kiri pada objek
Gambar 12. Klik kiri pada objek

4) Select objects to extrude: 1 found

5) Select objects to extrude: [enter]

6) Specify height of extrusion or [Direction/Path/Taper angle] <114.5945>: 100 (diisi dengan tinggi/tebal objek>> isi saja 100) [enter] dan lihat hasilnya.

Gambar 13. Objek 3D Layang-Layang
Gambar 13. Objek 3D Layang-Layang

7) Untuk melihat tampilan lain silahkan klik kiri ‘Conceptual Visual Styles’ pada menu visual styles. Maka, hasilnya akan seperti ini.

Gambar 14. Objek 3D Layang-Layang
Gambar 14. Objek 3D Layang-Layang

Silahkan klik visual styles yang lain untuk melihat perbedaannya.

o Polygon


Tidak ada perbedaan cara extrude pada Polygon, jadi langsung saja ulangi langkah-langkah di atas mulai dari extrude persegi. Untuk langkah persiapan (A,B,C) tidak perlu dilakukan lagi karena hanya dilakukan sekali dan tidak akan dilakukan kembali untuk extrude selanjutnya.

Gambar 15. Objek 3D Polygon
Gambar 15. Objek 3D Polygon

Tambahan: 


Extrude juga bisa dilakukan pada objek yang jumlahnya lebih dari satu secara bersama-sama. Berikut ini kita akan extrude objek Layang-layang dan Polygon sekaligus.

1) Klik kiri extrude kemudian pilih objek Layang-layang dan Polygon sekaligus lalu enter.

Gambar 16. Extrude 2 objek sekaligus
Gambar 16. Extrude 2 objek sekaligus

2) Masukkan nilai tinggi/tebal extrude yang anda inginkan (kali ini saya masukkan 100) kemudian enter dan lihat hasilnya.

Gambar 17. Objek 3D Layang-Layang dan Polygon
Gambar 17. Objek 3D Layang-Layang dan Polygon



Posted by degineering
degineering Updated at: 18:26

Mengubah objek 2D menjadi 3D Autocad part 1


Gambar 0. Extrude Objek 2D ke 3D


Cara mudah membuat objek 3D adalah dengan membuat objek 2D sebelumnya. Dengan perintah ‘Extrude’ semua objek 2D bisa diubah menjadi objek 3D. Garis-garis yang terhubung pada objek 2D harus menjadi satu (polyline) agar bisa di ‘Extrude’. Berikut contoh gambar 2D yang bisa diextrude.

Gambar 01. Garis objek terhubung (polyline)
Gambar 01. Garis objek terhubung (polyline)

Dengan menggeser kursor dan menyentuh garis objek maka akan langsung bisa dilihat apakah garis objek tersebut Polyline atau bukan. Garis yang polyline ditandai dengan garis putus-putus di seluruh objek. Untuk mengetahui cara menjadikan garis yang bukan Polyline menjadi garis Polyline silahkan klik DI SINI.

Kali ini kita akan melakukan perintah extrude pada objek Layang-layang dan polygon. Namun, sebelum memulai extrude objek 2D, beberapa hal yang harus dipersiapkan dan dimunculkan ke layar Autocad diantaranya.

A. Munculkan menu view
B. Munculkan menu modeling
C. Munculkan menu visual styles

Dengan memunculkan menu-menu di atas akan memudahkan kita dalam menggambar objek 3D.

A. Munculkan menu view.


1) Munculkan menu ‘View’ terlebih dahulu dengan cara klik kanan sembarang di pojok kanan atas atau pada area kosong di program Autocad. Kemudian pilih ‘Autocad’ lalu klik kiri ‘View’.

Gambar 02. Memunculkan menu view
Gambar 02. Memunculkan menu view

 2) Selanjutnya akan muncul gambar seperti di bawah ini.

Gambar 03. Menu view
Gambar 03. Menu view

3) Kemudian sematkan/sisipkan ke lokasi kosong program autocad dengan cara klik kiri di tanda panah merah seperti di bawah ini dan tahan sampai dengan lokasi tempat meletakkannya.

Gambar 04. Meletakkan menu view
Gambar 04. Meletakkan menu view

4) Langkah selajutnya adalah klik kiri ‘SW Isometric’ (SouthWest Isometric). Secara otomatis tampilan pada layar akan berubah (arah tenggara).

Gambar 05. Menu view
Gambar 05. Menu view

Seperti ini perubahan tampilan layar Autocad dengan mode SW Isometric. Tidak hanya gambarnya yang berubah, tapi kursornya pun berbeda.

Gambar 06. SW isometric view
Gambar 06. SW isometric view

B. Munculkan menu ‘Modeling’


Untuk memunculkan menu ‘Modeling’ caranya sama seperti memunculkan menu ‘View’. 
1) Klik kiri ‘Modeling’ pada pilihan menu seperti di bawah ini.

Gambar 07. Memunculkan menu modeling
Gambar 07. Memunculkan menu modeling

2) Kemudian muncul gambar seperti ini.

Gambar 08. Menu modeling
Gambar 08. Menu modeling

3) Selanjutnya sematkan/sisipkan seperti cara menu ‘View’ di atas.

Gambar 09. Meletakkan menu modeling
Gambar 09. Meletakkan menu modeling

C. Munculkan menu ‘Visual styles’


Cara yang sama digunakan seperti pada menu view dan menu modeling. Silahkan klik kiri Visual styles pada daftar menu kemudian sisipkan pada program Autocad.

Gambar 10. Menu visual styles
Gambar 10. Menu visual styles


Klik DI SINI untuk mulai menggambar



Posted by degineering
degineering Updated at: 18:06
Flag Counter